Hal-Hal yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Mengikuti Seleksi Perguruan Tinggi Kedinasan

Seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan memang agak berbeda dengan ujian-ujian masuk perguruan tinggi negeri atau swasta. Selain tahapannya yang terbilang lebih rumit, banyaknya peminat khususnya untuk perguruan tinggi yang memiliki program ikatan dinas, membuat seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan rawan menjadi lahan basah penipuan.

Waduh, gawat banget ‘kan tuh?

Makanya, ada beberapa hal nih yang kudu banget kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk ikut seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan. Simak baik-baik ya!

1. Jangan percaya ‘orang dalam’

Sudah menjadi mitos di kalangan masyarakat, bahwa salah satu jalan tercepat untuk masuk ke perguruan tinggi kedinasan adalah dengan melalui ‘orang dalam’. Padahal, kerap kali yang dibilang ‘orang dalam’ itu bukan benar-benar pegawai maupun pejabat di instansi terkait, lho. Seringnya, mereka adalah calo yang sengaja ingin mencari keuntungan dari banyaknya pendaftar perguruan tinggi kedinasan.

Nah, daripada kamu terjebak tipu muslihat calo berkedok orang dalam ini, lebih baik kamu mengikuti panduan resmi pendaftaran dan seleksi yang dikeluarkan oleh masing-masing instansi. Meskipun terkesan ribet dan sulit, tapi percaya deh, kalau kamu bersungguh-sungguh hasilnya pasti nggak akan mengkhianati kok!

2. Cek ‘n Ricek seluruh berkas yang diminta

Seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan dimulai dari perihal administratif lho, gaes. Makanya, penting bagi kamu untuk memastikan kembali seluruh berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar sudah lengkap tanpa ada kurang satu apapun.

Biasanya nih, berkas-berkas standar yang diminta untuk seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan adalah:

  • Rapor
  • KTP
  • Akte kelahiran
  • SKCK
  • Kartu Keluarga

Meski sekarang seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan sudah banyak yang melalui tahap online, tapi kamu juga harus tetap memastikan semua berkas yang diminta sudah lengkap agar saat waktu pendaftaran tinggal klik lalu upload!

3. Siapkan diri untuk tes kesehatan

Seperti yang kita tahu, selain tes kemampuan tertulis, tahapan seleksi masuk peruruan tinggi kedinasan juga termasuk tes kesehatan. Nah, sebaiknya, sebelum tesnya berlangsung, lakukan pemeriksaan diri secara keseluruhan di rumah sakit atau klinik terdekat. Coba deh, lakukan general chek up untuk kesehtan luar seperti: tes mata, tes buta warna, gigi dan mulut, THT, tekanan darah, postur, varises, varikokel, hingga tinggi serta berat badan. Setelah itu, lakukan juga general check up untuk kesehatan dalam seperti: rontgen paru-paru, detak jantung, urine, darah, dan lain-lain.

Kalau kamu menemukan masalah atau penyakit setelah proses general check-up ini, langsung konsultasikan ke dokter terkait ya!

4. Latihan fisik

Beberapa perguruan tinggi kedinasan mewajibkan calon mahasiswanya untuk mengikuti tes kesamaptaan atau tes fisik. Untuk menyiapkan diri menghadapi tes yang satu ini, nggak ada jalan lain selain latihan rutin setiap hari. Kalau kamu memang berniat untuk masuk perguruan tinggi kedinasan seperti Akademi Kepolisian Semarang (AKPOL), Akademi Militer, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yuk mulai lakukan latihan fisik rutin minimal seminggu 3 kali. Beberapa contoh latihan yang bisa kamu lakukan antara lain: lari selama 12 menit, push-up, pull-up, shuttle run, sit-up, dan renang.

5. Persiapan tes wawancara

Tes wawancara juga menjadi tahapan penting nih dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan. Beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk menghadapi tes wawancara kedinasan antara lain:

  • Berpakaian rapi dan formal. Usahakan menggunakan kemeja dan celana/rok bahan serta sepatu pantofel
  • Jaga kesopanan dengan pewawancara
  • Perhatikan gestur dan tata bicara
  • Jangan memotong perkataan pewawancara
  • Tunjukan tekat yang kuat untuk menjadi taruna/mahasiswa dari instansi terkait

6. Belajar keras untuk ujian tertulis

Last but not least nih. Kamu harus banget belajar keras untuk menghadapi ujian tertulisnya. Jangan salah, ujian tertulis dari perguruan tinggi kedinasan seperti Politeknik Keuangan Negara (STAN) dan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) sering kali memiliki tingkat kesulitan di atas ujian masuk perguruan tinggi negeri, lho! Selayaknya, tes-tes lainnya dalam seluruh proses seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan, nggak ada cara lain untuk menembusnya selain belajar, belajar, dan belajar.

Semangat ya menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan!

***

Anyway, buat kamu yang tengah bingung memilih kampus dan jurusan, Youthmanual sudah mengumpulkan ribuan informasi seputar profesi, program studi, kampus unggulan, serta panduan persiapan kuliah yang komprehensif dalam laman Eksplorasi. Psst, tentang perguruan tinggi kedinasan juga ada, lho. Yuk, baca selengkapnya di sini

Baca juga:

LATEST COMMENT
Mira Puspita | 6 hari yang lalu

Mas Andreas Gandhi, jujur saat ini saya adalah seorang ibu yang sedang mendoakan putranya karena takut kalo putra saya tinggal kelas dia akan di DO dari JB.

Cerita Seorang “Veteran”: Dari Nggak Naik Kelas Sampai Sukses Tembus PTN Impian
Fransiska Oktaviani | 10 hari yang lalu

open pp/endorse ig/tiktok bisa bayar seikhlasnya email ke [email protected] terimakasih

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Nindi Dwi Oktova | 10 hari yang lalu

Permisi aku mau nanya kalau murid pindahan jurusan ipa dari sekolah asal ke sekolah baru tapi berbeda pada mata pelajaran minat apakah bisa mengikuti SNMPTN? Ex:matpel minat sekolah asal ekonomi dan b.Inggris minat tapi di sekolah pindahan tidak ada matpel ekonomi dan pindah nya pada saat semester 2…

Tanya-Jawab Seputar SNMPTN 2021: Kriteria Penilaian dan Lainnya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1