Ketika 24 Jam Sehari Udah Nggak Cukup, Apa yang Harus Kamu Lakukan?

acer

Di dunia ini, nggak ada orang yang nggak sibuk. Betul?

Entah kamu judulnya masih pelajar, mahasiswa, atau udah bekerja—masing-masing dari kamu punya agenda kegiatan tersendiri yang bikin keseharianmu terasa padat dan sibuk. Nah, pasti ada kalanya kesibukanmu itu bikin waktu 24 jam dalam sehari rasanya udah nggak cukup. Tugas belum kelar, tapi pas ngecek jam ternyata udah mendekati tengah malem aja. Duh!

So, untuk kamu yang punya produktivitas dan mobilitas tingkat dewa di kehidupan sehari-hari, wajar banget, kok, kalau kamu merasa demikian. Tapi, daripada cuma ngeluh dan tugas lama-lama makin numpuk, lebih baik kalau kamu lakukan hal-hal berikut ini.

1. Berdayakan to-do list dan skala prioritas

1

Yakin, deh, kamu pasti udah nggak perlu lagi baca penjelasan mengenai apa itu to-do list dan apa faedahnya dalam keseharianmu. Tapi, Youthmanual yakin banget kalau masih banyak dari kamu yang belum memberdayakan to-do list untuk bikin harimu lebih terarah dan tentunya tugas-tugas pun terselesaikan.

Kamu bisa coba membuat daftar kegiatan apa aja yang ingin kamu selesaikan dalam satu hari, biar kamu bisa meyusun jadwalmu dalam menyelesaikan masing-masing tugas dengan target waktu yang realistis. Jangan lupa susuk skala prioritas dari masing-masing tugas yang harus kamu selesaikan, agar kamu nggak sampai keteteran dengan urgensi masing-masing tugas. Greget banget, lho, rasanya kalau sampai salah menentukan prioritas dan bikin agenda kegiatan kamu jadi berantakan.

Untuk tips membuat to-do list dan skala prioritas, kamu bisa baca di sini dan di sini.

2. Maksimalkan manajemen waktu (luang)

Kalau kamu sudah bisa menyusun to-do list dan skala prioritas untuk setiap kegiatan, artinya kamu harus mulai bisa menerapkan manajemen waktu yang efektif agar tugas-tugasmu bisa terselesaikan sesuai rencana. Itulah sebabnya sedari awal kamu harus menetapkan target waktu yang realistis untuk menyelesaikan tugas-tugasmu, karena waktu 24 jam sehari udah nggak bisa diganggu gugat.

Ngomong-ngomong, kunci manajemen waktu yang baik nggak selalu soal memprioritaskan pekerjaan yang penting dan mendesak aja, lho. Kamu juga perlu memaksimalkan manajemen waktu luangmu di antara satu tugas dan tugas lainnya untuk menyelesaikan kegiatan-kegiatan yang terkesan printilan tapi cukup nyusahin kalau jadi numpuk, seperti fotokopi materi pelajaran, baca email, atau sekadar balikin buku ke perpustakaan.

3. Jangan kurangi waktu istirahat

3

Kalau ngomongin 24 jam sehari itu nggak cukup, salah banget, sih, kalau kamu sampai kepikiran untuk memotong jam tidurmu sebagai solusi. Gimana pun sibuknya kamu, waktu istirahat bukanlah hal yang bisa kamu ganti dengan waktu produktivitasmu, gaes!

Udah banyak banget, lho, penelitian yang membuktikan bahwa tidur dan istirahat yang cukup bikin seseorang bisa jauh lebih hepi, lebih produktif, dan hasil pekerjaan yang lebih berkualitas dibanding mereka yang punya jadwal istirahat yang berantakan. Nggak lupa pula kalau kualitas dan kuantitas waktu istirahat kamu juga akan sangat mempengaruhi kesehatan fisik dan mentalmu secara keseluruhan. Why choose stress when you can sleep and get things done?

4. Berani katakan “tidak”

Meskipun menyatakan sesuatu yang negatif, bukan berarti bilang kata “tidak” bakal bikin kamu selalu rugi, kok. Apalagi kalau soal tugas dan kesibukan yang nggak ada habisnya—terkadang kata “tidak” bisa menyelamatkan hidupmu, lho.

Menolak sesuatu kesannya emang agak egois, tapi ini balik lagi dengan kemampuan dan kapasitasmu dalam mengerjakan sesuatu. Yang namanya tugas, kewajiban, dan tuntutan pasti bakal terus ada, dan nggak ada gunanya kalau kamu sampai maksain meng-iya-kan semuanya ketika jelas-jelas jadwal kamu udah overload. Hati-hati, jangan sampai kamu malah burnout sendiri!

Intinya, kalau emang tugas-tugas yang kamu emban udah diluar kapasitas, nggak ada salahnya untuk menolak tugas baru dengan sopan dan dengan alasan yang jelas. Atau, kalau kamu punya kewenangan, kamu bisa aja mendelegasikan tugas-tugas tersebut kepada orang terdekat atau orang lain yang masih sepertanggung jawaban denganmu.

5. Gunakan gadget yang menunjang produktivitas

Apalah artinya dari tadi udah panjang-lebar ngebahas manajemen waktu dan di waktu yang terasa pendik ini tanpa ngomongin soal sarana dan prasarana yang mendukung? Di era digital gini, kalau apa-apa ngerjainnya nggak pakai teknologi canggih, kurang afdol, ah. Yegak?

Bukan nggak mungkin, lho, kamu bisa memaksimalkan produktivitas tapi tetep tampil well-kept dan profesional meskipun otak keriting mikirin tugas-tugas yang nggak ada abisnya. Dengan gadget yang tepat, kamu bisa memanfaatkan 24 jam sehari untuk menyelesaikan seabrek kegiatanmu tanpa buang waktu.

Kalau kamu bingung harus pilih gadget yang mana, Youthmanual mau rekomendasiin laptop unggulan terbaru dari Acer— yaitu The New Acer Swift 7. Versi terbaru Swift 7 hadir dengan bodi jauh lebih ramping (8,98 mm aja!) dan dirancang lebih kuat dibandingkan para pesaingnya, karena telah dibekali Windows 10, prosesor Intel generasi ke-7 Core i7, baterai yang tahan lama, dan terintegrasi koneksi 4G LTE. Wih!

5

Dinobatkan sebagai laptop tertipis di dunia, Swift 7 pastinya nyaman banget untuk dibawa bepergian jika kamu memiliki mobilitas yang tinggi. Selain itu, Swift 7 juga dilengkapi dengan SSD PCle 256 GB dan fingeryang bisa kamu manfaatkan untuk menyimpan berbagai file penting dengan aman. Kamu juga nggak perlu khawatir kalau sampai kelupaan bawa charger karena memiliki daya tahan baterai sampai 10 jam.

Rekomendasi Swift 7 untuk kamu yang super sibuk tentunya nggak lengkap tanpa nge-mention fiturnya yang ‘serba cepat’. Swift 7 dibekali dengan slot kartu SIM nano dan Intel XMM 4G LTE ini, pengguna semakin aktif  dan produktif dan akan selalu terhubung kapan pun dan di mana pun. Ada juga eSIM (embedded SIM) yang memungkinkan kamu mengunduh dan mengaktifkan akun eSIM untuk dapat terhubung dengan mudah dan lancar di seluruh dunia tanpa perlu menukar kartu SIM.

Masih kurang canggih? Well, Swift 7 teknologi wireless 802.11 ac dengan 2×2 MIMO yang menyediakan koneksi internet andal agar kamu bisa puas melakukan streaming YouTube tanpa buffering, download film favorit dengan format HD, sampai posting video ke akun media sosial dalam hitungan detik. Jadi kamu nggak perlu ngeluh lagi, deh, kalau sehari cuma ada 24 jam dengan Acer Swift 7. Tinggal sat-set-sat-set, kelar!

(sumber gambar: creativeoutreach.com, cdn.com, simplifaster.com, acerid.com)

LATEST COMMENT
Fatimah Ibtisam | 17 jam yang lalu

Maksudnya mengulang mata kuliah dengan nilai C+? Hal tersebut disesuaikan dengan peraturan kampusmu. Untuk memastikan, konsultasi lah dengan pembimbing akademik.

Serba-Serbi IP, IPK, dan Sistem Nilai di Perguruan Tinggi
Zanita Safitri | 3 hari yang lalu

Bismillah masuk farmasi

25 Pilihan Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Anak IPA
Naufal Ganteng | 3 hari yang lalu

Sama gua juga ijin ke guru Dan guru nya izinin

Perlu, Nggak, Sih, Pelajar Bawa Kendaraan Pribadi Ke Sekolah?
Siti Nur Halimah | 4 hari yang lalu

Halo, izin bertanya, Kak! Jika lulusan SMK mendaftar UTBK SBMPTN dengan pilihan prodi SAINTEK, apakah UTBK-nya hanya SAINTEK/IPC? Terima kasih

Lintas Jurusan di SBMPTN 2021 dan Peluangnya
Ariel Mickey | 5 hari yang lalu

Permsi min saya mau nanya, kalau kategori nya B terus seseorang dapat C+ Itu diajukan remedial nggak min Terimakasih.

Serba-Serbi IP, IPK, dan Sistem Nilai di Perguruan Tinggi
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1