Menu

Jurusanku: Animasi SAE Indonesia, Sabikah Alma Jacinda

Kamu yang menyenangi dunia seni animasi dan bercita-cita untuk menjadi seorang animator handal? Pastinya kamu udah nggak asing lagi dengan jurusan Animasi. Nah, untuk kamu yang ingin mengejar cita-citamu dengan melanjutkan kuliah di jurusan Animasi, kamu wajib banget, nih, simak serba serbi jurusan Animasi mulai dari apa yang dipelajari, suka dukanya kuliah jurusan Animasi, sampai prospek kerjanya di masa depan lewat cerita Sabikah Alma Jacinda, mahasiswi jurusan Animasi di SAE Indonesia.

Without further ado, cekidot!

Jurusanku:

“Animasi, di SAE Indonesia.”

Alasan memilih kuliah di jurusan Animasi:

“Awalnya sih karena saya punya hobi dalam bidang seni. Dari SD, saya suka menggambar dan ternyata hobi itu kebawa sampai SMA. Nggak cuma menggambar, tapi saya juga suka nonton film dan main game. Sejak saat itu, saya jadi kepikirannya pengen banget ikut serta bekerja dalam industri hiburan dan juga ikut membangun perkembangan industri hiburan dalam negeri kita sendiri.”

jurusan animasi sae indonesia

Hal yang dipelajari di jurusan Animasi:

“Di jurusan animasi, kita lebih banyak belajar membuat reka 3 dimensi dan teknik menampilkan gambar berurut sedemikian rupa sehingga terciptanya efek motion (gerakan) pada gambar yang ditampilkan.

Jurusan Animasi menuntut seseorang untuk menuangkan kreativitas dan keahlian untuk menciptakan yang unik dan menarik, mulai dari tokoh, desain dan setting, cerita, hingga visual dan audio pendukung. Selain itu, di sini juga akan diajarkan membuat visual effect, rigging (membuat pemodelan 3 dimensi), desain karakter, video editing, dan juga cara menggarap suatu proyek animasi.”

“Modal” untuk menjadi mahasiswa jurusan Animasi:

“Setidaknya harus sudah menguasai teknik dasar menggambar, karena tentunya akan sangat memudahkan kamu dalam mengikuti perkuliahan. Juga kemampuan visual yang mendukung, karena nanti kamu akan membuat sangat banyak pemodelan 3 dimensi hanya dengan membayangkannya. Kamu harus bisa membayangkan bagaimana membuat rangka benda secara digital tanpa harus melihat bendanya secara langsung. Menyenangi mata pelajaran Bahasa Inggris dan Seni Budaya di masa sekolah juga akan sangat membantu.

Oya, dan tentunya gadget yang mendukung. Kebutuhan gadget mahasiswa animasi tentunya sangat berbeda, dan sangat disarankan untuk cari tahu terlebih dahulu kebutuhan gadget yang harus dimiliki mahasiswa animasi, ya.”

Mata kuliah penting dan menarik:

“Banyak banget! Tapi yang paling menarik adalah Hard Surface Modelling dan Organic Modelling untuk mempelajari cara membuat pemodelan benda bersudut dan benda aerodinamis, Body Mechanic Animation untuk mempelajari mekanisme pergerakan makhluk hidup dan menuangkannya dalam motion di animasi, Concept Production, juga Business Ethics untuk mempersiapkan lulusan jurusan animasi untuk dapat memasarkan karyanya secara mandiri ataupun merintis bisnis di dunia media kreatif.”

Ujian dan tugas yang umumnya diberikan:

“Di dalam jurusan Animasi di SAE nggak pernah ada ujian tertulis, lho. Semua tugas dikumpulkan dalam bentuk karya. Tapi tergantung kelasnya juga, ada kelas yang memberikan tugas dengan durasi pengumpulan per minggu, ada juga yang tugasnya dengan durasi setengah semester. Nah, tugas yang durasinya lama ini tugas yang fokus pada kualitas output dan perbaikan dari berbagai feedback yang didapatkan, itulah mengapa prosesnya jauh lebih panjang.”

jurusan animasi sae indonesia

Peluang karier lulusan jurusan Animasi:

“Biasanya, lulusan jurusan Animasi yang memulai karier sebagai seorang animator, bekerja di sebuah studio animasi/game/motion graphic dengan posisi sebagai junior artist. Untuk bisa sampai ke posisi lead artist umumnya bisa makan waktu paling tidak 10 tahun—bisa lebih cepat atau lambat tergantung bagaimana kamu ber-progress. Untuk tambahan penghasilan, fresh grad juga biasa ambil project lain sebagai freelancer.

Peluang karier lulusan animasi dewasa ini prospeknya sangat bagus, tapi itu tentu saja tergantung dengan level skill dan bidang keahlian animasi apa yang kamu tekuni dalam berkarier. Saat masuk ke dalam jurusan animasi, kamu akan banyak belajar dan paham bahwa, “Oh, ternyata di dalam industri ini ada pekerjaan-pekerjaan spesifik yang membutuhkan skill berbeda-beda.”

Jadi tergantung di bidang apa yang kalian sukai, kalian bisa aja menjadi seorang 3D modeler, animator, rigger, visual effect artist, art director, concept artist, character designer, atau technical director.”

Menurutmu, apa khas dari jurusan Animasi di SAE Indonesia?

“Di jurusan Animasi SAE Indonesia, kita mempelajari langsung langsung ilmu-ilmu yang sasaran dan sesuai dengan kriteria di industri. Rasio antara mahasiswa dengan dosen pengajar juga cukup kecil, sehingga memungkinkan kita untuk fokus belajar secara individu ataupun kelompok kecil. Tim pengajar di SAE Indonesia juga masih aktif berkarya di industri media kreatif, dan masing-masing dari mereka sangat profesional dalam bidangnya.

Tipe pengumpulan tugas kita yang ada durasinya lama itu pun juga menurutku unik banget sih, karena rasanya seperti mengerjakan project besar tiap semester seperti para praktisi profesional di bidang animasi di luar sana. Bahkan di beberapa mata kuliah (salah satunya modeling), hasil tugas kita akan dipresentasikan di auditorium dimana para jurinya bukan dosen kampus, melainkan seniman animasi dan praktisi di industri media kreatif. Kita bisa mendapatkan banyak banget ilmu dan pengalaman yang personal dari mereka.”

Tips untuk anak muda yang ingin berkuliah di jurusan Animasi:

"Untuk berkuliah jurusan Animasi dan berkarier di Industri media kreatif, passion aja nggak cukup. Kamu harus punya niat dan komitmen. Tugas kuliah dan project yang akan  kamu kerjakan nanti pasti akan sangat menguras otak sampai akhirnya kamu akan berada di titik jenuh. Yang jadi tantangan disini adalah niat komitmen kita yang diuji oleh rasa "mager" yang suka dateng pas kerjain tugas yang rasanya nggak ada habisnya.

Jangan takut dan minder bila diberi feedback oleh dosen atau praktisi ahli mengenai karya kamu. Dengarkan dan terapkan saran dari mereka, karena mereka punya pengalaman kerja di industri saat ini dan mengetahui best practice seperti apa yang ada di dunia media kreatif.

Dan yang gak kalah penting, BANGUN RELASI SELUAS-LUASNYA dengan teman seangkatan, dosen, dan senior. Jangan juga pantang temenan dengan orang-orang di jurusan lain. Jangan pula jadi orang yang tertutup. Di industri kreatif, tuh, relasi adalah segalanya. Jadilah orang yang bisa dihormati dan bisa diandalkan, karena teamwork skill sangat krusial di industri kreatif. Saat nama kamu keburu jelek ketika kuliah, senior, dosen, atau siapa pun yang berelasi dengan kamu akan mengingatnya. Di tempat kerja mereka nanti, kamu nggak bakal jadi rekomendasi mereka. Pastinya kamu nggak mau kalau sampai hal itu terjadi.”

Baca juga:

(sumber gambar: SAE Indonesia)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©