Menu

7 Alternatif Karier untuk Lulusan Program Studi Arsitektur

“Kamu udah kuliah? Jurusan apa?”

“Udah Tante, jurusan Arsitektur.”

“Wah, mau jadi arsitek ya?”

“…”

 

Shout out buat mahasiswa program studi Arsitektur—ada yang pernah mengalami percakapan seperti di atas?

Program studi Arsitektur sampai detik ini masih menjadi salah satu program studi yang hits dan banyak diminati oleh para calon mahasiswa. Kalau ngomongin soal prospek kerjanya di kemudian hari, kebanyakan masih pada salah kaprah kalau lulusan program studi Arsitektur pasti bakal langsung jadi seorang arsitek. Pakemnya, kalau nggak jadi arsitek, berarti kamu gagal jadi mahasiswa Arsitektur.

…Lah?

Daya tarik program studi ini terletak pada pokok pembelajarannya yang nggak melulu soal keteknikan, tapi juga banyak “nyerempet” ke bidang lain seperti seni, ekonomi, sampai psikologi.

That’s why lulusan arsitektur nggak melulu kudu ambil jalur garis lurus untuk menjadi seorang arsitek aja. Ada banyaaak banget pilihan karier alternatif di luar sana yang bisa kamu eksplorasi dan jajal sebagai seorang sarjana Arsitektur jempolan.

Profesi dan karier seperti Desainer Interior, Arsitek Lanskap, dan Manajer Konstruksi adalah beberapa contoh alternatif yang bisa kamu pilih. Tapi, bukan Youthmanual namanya kalau nggak ngasih kamu pilihan alternatif karier yang kekinian dan (pastinya) berprospek cerah. Yuk, disimak!

1. Insinyur Servis Bangunan 

insinyur servis bangunan - arsitektur

Arsitektur selalu dikaitkan dengan sisi fungsional dan ekstetika suatu bangunan, Tapi, ada hal lain yang nggak kalah penting untuk diperhatikan: sisi keamanan. Nah, memastikan perencanaan gedung agar sesuai dengan peraturan serta standar keamanan dan standar kesehatan yang berlaku sebelum diteruskan pada bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah bagian dari tugas seorang Insinyur Servis Bangunan.

Simpelnya, Insinyur Servis Bangunan adalah individu merancang, memasang, dan memelihara peralatan serta sistem di berbagai macam gedung, seperti gedung perkantoran atau pertokoan. Ada banyak banget infrastruktur yang kerkaitan dengan keamanan suatu gedung, seperti sistem pemanas, AC, ventilasi, sistem air hangat-dingin, lampu, serta jaringan komunikasi. Insiyur Servis Bangunan bertanggung jawab atas semua instalasi tersebut agar gedung yang kamu tempati dapat dihuni seaman dan senyaman mungkin dengan minim gangguan.

2. Desainer Produk Komersial dan Industri

desainer produk komersial dan industri - arsitektur

Suka kagum sendiri kalau ngelihat perabot IKEA nan unyu lagi berfaedah? Atau naksir berat sama desain motor matic jaman sekarang yang super ergonomis? Nah, dibaliknya ada para Desainer Produk Komersial dan Industri yang muter otak agar kamu kesengsem dengan produk-produk tersebut.

Dalam Arsitektur, kamu mempelajari hal-hal yang menyangkut utilitas, konstruksi, dan tata ruang. Sedikit-banyak, kamu bisa mengembangkan pengetahuan dalam aspek ini untuk dapat mengembangkan produk-produk yang nggak cuma ~aesthetic~, tapi juga memiliki fungsi tinggi untuk setiap kesempatan. Untuk bisa menjajal profesi ini, kamu harus bisa menggabungkan talenta seni dengan penelitian pada kegunaan produk, pemasaran, dan material untuk menciptakan desain produk yang fungsional dan menarik.

3. Desainer Grafis 3D

desainer grafis 3D - arsitektur

Membuat permodelan tiga dimensi bukanlah hal yang asing buat mahasiswa Arsitektur—baik dalam bentuk konkret maupun digital. Desain yang dibuat pun nggak sekadar memanjakan mata, tapi juga harus memuat pesan dan pesan tersebut harus dapat disampaikan dengan baik kepada para audiens. Makanya, kamu lulusan program studi Arsitektur bisa banget berkarier sebagai seorang Desainer Grafis 3D.

Kalau kamu mengikuti perkembangan teknologi, Desainer Grafis 3D sangat high on demand dalam berbagai bidang. Sebut saja bidang perfilman, broadcasting, periklanan, penerbitan, web design, sampai animasi dan game. Buat kamu yang kreatif abis dan punya imajinasi tinggi, profesi ini bakal jadi dream job kamu karena kamu bisa terlibat langsung dalam seluruh proses kreatif pembuatan desain, dari membuat konsep, pengembangan desain, pembuatan, hingga penyelesaian hasil akhir.

4. Perancang Pameran

perancang pameran - arsitektur

Faktor yang bikin suatu pameran menjadi pameran yang ketje nggak selalu karena hal yang dipamerkan, tapi juga karena penataan pameran yang apik dan nggak ngebingungin. Bukan, kita bukan lagi ngomongin jasa event organizer, tapi jada perancang pameran yang mengatur tata letak pameran dengan sedemikian rupa agar lebih efektif, efisien, dan tepat guna.

Perancang pameran bertugas untuk merancang, membuat instalasi, perlengkapan, dan penataan untuk pameran besar, pertunjukkan, museum, perpustakaan, serta galeri. Seorang lulusan Arsitektur dapat menjadi ahli dalam seni tata letak dan desain dan dapat bekerja secara eksklusif untuk museum, galeri, atau perusahaan swasta. Hasil akhir dari kerja seorang perancang pameran adalah sebuah pameran yang indah dan menarik, serta bisa dinikmati oleh banyak orang. Asedap.

5. Perancang Panggung dan Set

perancang panggung dan set - arsitektur

Suka nonton konser atau film blockbuster yang dahsyatnya bikin kamu tercengang-cengang? Panggung megah di konser dan set studio film buat syuting di luar angkasa (iya, Star Wars syutingnya di studio, bukan di Galaxy Far Far Away beneran) itu adalah hasil karya tangan dingin Perancang Panggung dan Set. Keren, ya?

Nggak cuma bertugas untuk menciptakan tampilan sebuah film, tayangan TV, atau pertunjukkan teater/film secara keseluruhan, Seorang perancang panggung dan set biasanya perlu mempelajari naskah, berunding dengan sutradara, dan membuat riset untuk menentukan gaya arsitektur yang tepat. Dari situlah ia dapat menerjemahkan visual yang diinginkan dan menentukan props, kostum, tata letak, sampai pencahayaan yang sesuai.

6. Teknisi Museum dan Konservator

teknisi museum dan konservator

Nggak beda jauh dengan pameran dan panggung/set, museum juga membutuhkan lulusan program studi Arsitektur sebagai Teknisi Museum dan Konservator. Teknisi Museum dan Konservator pun sejatinya bukanlah kang jagain museum, tapi lebih tugasnya lebih ke pemulihan, perawatan, atau bahkan mempersiapkan objek dalam koleksi museum untuk penyimpanan, penelitian, atau pameran.

Dalam profesi ini, kamu bisa manfaatkan darah senimu dalam menempatkan, mengatur, memasang, dan mempersiapkan artefak untuk pameran dan memastikan keamanan artefak, melaporkan status dan kondisi, dan mengenali serta memperbaiki segala masalah persiapan. Dari segi keteknikan, kamu bisa melakukan uji coba dan pemeriksaan untuk menyusun metode preparasi dan perbaikan yang paling aman dan efektif.

7. Cake Decorator 

cake decorator - arsitektur

Iya, kamu nggak salah baca—anak arsi juga bisa jadi seorang Cake Decorator yang handal. In case dari kecil kamu tinggal di bawah batu dan nggak pernah keluar selangkah pun dari sana (atau koneksi internet nggak nembus batu), industri culinary art kini tengah naik daun dan merambah ke bidang-bidang yang mungkin nggak kepikiran olehmu dan menciptakan hal yang baru di dunia masak-memasak.

Pembuat kue profesional yang punya keahlian khusus membuat dan menghias kue, termasuk kue untuk pernikahan, ulang tahun, perayaan hari besar, dan acara khusus lainnya. Ia mengkreasikan desain artistik pada kue dengan berbagai bahan yang bisa dimakan (gula, icing, dan sebagainya). Tantangannya, untuk membuat, menjaga (dan memanuver!) cake kekinian yang gede pisan dan desainnya terkadang nggak masuk akal pun nggak cuma mengandalkan kemampuai seni dan desain, tapi juga keteknikan. Wih!

 

Baca juga:

(sumber gambar: columbiaspectator.com, arcbuildersandgroup.com, sharda.ac.in, mdx.ac.uk, insta-group.com, sm.ign.com, metmuseum.org, architectmagazine.com)

LATEST COMMENT
Khusnul Khotimah Hamzah | 4 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©