Menu

Persiapan Kuliah

Panduan ini akan membantumu untuk menyusun rencana kuliah dari bangku sekolah, mengenali bidang-bidang program studi kuliah, serta memilih kampus yang paling tepat buatmu.

Setelah kamu mengenal dirimu sendiri lebih jauh, hal yang selanjutnya harus kamu lakukan untuk menyusun rencana kuliah dan kariermu adalah mencari tahu informasi terkait bidang jurusan, jurusan kuliah, dan profesi yang paling sesuai dengan minat dan kemampuan yang kamu miliki.

Yup, mengenal diri sendiri ternyata nggak cukup untuk dijadikan modal dalam merancang masa depan, gaes. Kamu juga harus mencari informasi seluas dan sedalam-dalamnya mengenai “kesempatan” yang ada di luar sana—alias bidang jurusan, jurusan kuliah, atau profesi yang sesuai dengan potensi dirimu. Jadi nggak ada lagi, deh, cerita galau galauan “aku cocoknya kuliah/kerja apa?” karena kamu sudah mengenali dirimu dan kesempatan apa yang paling cocok dengan dirimu.

Sebenarnya, mengenali diri dan bereksplorasi bukanlah hal yang harus dilakukan secara berurutan. Mengenali diri dan bereksplorasi adalah hal yang sebaiknya dilakukan secara bersamaan dari waktu ke waktu, dan eksplorasi adalah bagian dari mengenali diri. Nggak percaya? Pastinya kamu sering mendengar kata mutiara: “eksplorasilah (berbagai hal) untuk mengetahui jati diri.”

Mengenali diri sendiri akan sulit jika kamu masih “kertas kosong”. Kamu nggak akan bisa mengetahui apa yang benar-benar kamu sukai, kamu tidak sukai, kamu bisa lakukan, dan yang tidak bisa kamu lakukan jika kamu belum pernah mengeksplorasi hal apa pun. Bagaimana caranya kamu mengetahui hal tersebut? Tentunya dengan mencari informasi mengenai berbagai hal dan mencoba berbagai kegiatan di berbagai kesempatan agar kamu semakin mengetahui karakter dan potensi dirimu yang sebenarnya.

Selain itu, proses mengenali diri bukanlah proses yang dilakukan cukup satu kali dalam seumur hidup. Mengenali diri adalah proses seumur hidup, karena kamu akan semakin mengenali dirinya ketika kamu sudah lebih banyak terpapar informasi dan berkesempatan untuk mencoba berbagai aktivitas. Semakin banyak eksplorasi, semakin paham kamu dengan dirimu sendiri.

Jika kita berbicara dalam hal merancang masa depan, eksplorasi adalah hal yang penting dilakukan agar kamu nggak sampai salah jurusan. Inilah sebabnya kenapa kamu harus mengubah pola pikir dalam merencanakan kuliah atau kariermu. Jurusan yang akan kamu pilih di bangku sekolah bukanlah tujuan, namun adalah alat yang kamu gunakan untuk mencapai tujuan. Intinya, kamu harus sudah tahu dulu aspirasimu untuk masa depan, barulah di perjalanannya kamu bereksplorasi mengenai bidang, jurusan, dan profesi yang sesuai dengan diri kamu dan apa yang menjadi aspirasimu.

 

Langkah-Langkah Bereksplorasi untuk Merancang Masa Depan

Eksplorasi adalah bagian dari proses mengenali diri. Keduanya berjalan secara paralel, dimana semakin banyak kamu bereksplorasi, semakin kenal kamu dengan diri sendiri. Namun, jika kamu ingin merancang masa depanmu sejak diri, tentunya akan sangat menyulitkan jika kamu nggak tahu harus mulai dari mana, ‘kan?

Mungkin sebagian orang masih berprinsip “go with the flow” dalam perencanaan masa depannya, alias gimana nantinya, deh. Untuk jangka pendek, mungkin rencana kamu akan berjalan baik-baik saja. Namun, dalam jangka panjang, hal ini pasti akan membuat kamu keteteran. Mengapa?

Untuk mengejar kesuksesan, nggak ada jalan yang mulus. Kebayang, nggak, ketika kamu cuma go with the flow dan ketika nanti kamu (amit-amit!) mengalami kegagalan, dan kamu nggak punya plan B C D atau seterusnya karena kamu kurang eksplorasi informasi dan kesempatan-kesempatan apa saja yang seharusnya bisa kamu ambil? Mungkin kamu akan butuh waktu yang sangat lama untuk bisa bangkit lagi, atau kemungkinan yang paling buruk: kamu akan putus asa dalam mengejar cita-cita.

Informasi dan kesempatan itu sangat luas dan sangat banyak jumlahnya. Ketika mulai bereksplorasi, mungkin kamu akan kewalahan dengan banyaknya hal yang harus kamu cari tahu dan pahami untuk dapat menyusun rencana masa depanmu. Dan ini berlaku pula pada tahapan merencanakan masa depan yang harus kamu lakukan

Nah, agar kamu dapat bereksplorasi dengan baik dan benar, berikut adalah langkah-langkah yang bisa kamu ikuti dan terapkan.

Langkah 1 - Cari tahu bidang jurusan dan bidang industri yang ingin kamu tekuni di masa yang akan datang

Pendidikan adalah alat untuk mencapai tujuan, bukan tujuan. Kamu harus tahu dan kenali dulu apa yang menjadi tujuan kamu, baru setelah itu kamu tarik mundur ke belakang mengenai alat yang sebaiknya kamu pilih untuk mencapai tujuanmu, dimulai dari mengetahui bidang jurusan dan bidang industri yang ingin kamu tekuni di masa yang akan datang.

Problem yang lazimnya dialami oleh para siswa yang ingin berkuliah atau berkarier adalah kesulitan memilih jurusan sekolah ataupun kuliah yang paling tepat dengan dirinya. Makanya, alih-alih galau dan bertanya-tanya sebaiknya sekolah atau kuliah jurusan apa, akan lebih baik jika kamu menanyakan hal ini kepada diri kamu sendiri: Dalam 10-15 tahun ke depan, kamu mau jadi apa?

Jawabannya bisa bermacam-macam—mungkin di antara kamu ada yang bisa menjawab ingin menjadi siapa, ada yang menjawab ingin bekerja di mana, ada yang ingin berkarya di bidang apa, atau ada yang punya mimpi untuk menciptakan apa, atau ada juga yang nggak kebayang sama sekali.

Mengetahui dan memahami bidang jurusan serta bidang industri adalah hal paling mudah yang dapat kamu lakukan untuk memulai eksplorasimu dibanding mengenali profesi dan jurusan sekolah/kuliah. Soalnya, kamu sudah mendapatkan paparan informasi mengenai bidang jurusan dan bidang industri jauh lebih dini dibanding informasi seputar profesi dan jurusan sekolah ataupun kuliah dari sekitarmu. Coba, deh, diingat-ingat lagi. Sejak kecil, kamu lebih sering mengenal dunia kerja dari kegiatan orang-orang di sekitarmu atau dari mahasiswa dan alumni jurusan tertentu?

Di sisi lain, mengenali bidang jurusan dan bidang industri juga akan mempermudah kamu untuk mengerucutkan pilihan jurusan sekolah/kuliah serta profesi yang kamu inginkan. Bidang jurusan dan bidang industri cenderung lebih adaptif dan fleksibel, sehingga kamu dapat memiliki ruang eksplorasi yang luas untuk kamu jelajahi.

Bidang jurusan adalah bidang yang “memayungi” keilmuan atau keahlian yang serumpun, sedangkan bidang industri adalah bidang kerja yang bergerak di sebuah isu spesifik yang membutuhkan tenaga dari bidang jurusan yang sejalan ataupun tidak sejalan. Eksplorasi bidang jurusan membantu kamu mengetahui jurusan sekolah/kuliah yang sesuai dengan minat dan kemampuanmu, sedangkan eksplorasi bidang industri membantu kamu mengetahui sektor bidang industri mana yang dapat kamu jajal sesuai dengan bidang jurusan yang kamu tekuni.

Secara luas, bidang jurusan yang tersedia dan bisa kamu eksplorasi antara lain:

  1. Bidang Budaya dan Bahasa

  2. Bidang Sosial Humaniora

  3. Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA)

  4. Bidang Pertanian

  5. Bidang Komputer dan Teknologi

  6. Bidang Ekonomi dan Bisnis

  7. Bidang Kesehatan

  8. Bidang Pendidikan

  9. Bidang Teknik

  10. Bidang Seni

Langkah 2 - Cari tahu profesi yang bisa kamu tekuni di bidang industri dan bidang jurusan yang kamu pilih

Oke, sekarang kamu sudah mengetahui bidang jurusan dan bidang industri yang ingin kamu tekuni di masa depan nanti. Dari sinilah kamu bisa menggunakan bidang jurusan dan bidang industri yang kamu pilih untuk menentukan profesi apa yang paling relevan untuk berkarier di dalamnya—dan memisahkan antara bidang jurusan dan bidang industri yang telah kamu jadikan untuk rencana sekolah/kuliah dan karier di masa depan.

Misalnya, kamu adalah lulusan jurusan akuntansi yang berada di bawah bidang jurusan Ekonomi dan Bisnis. Kamu bisa berkarier sebagai akuntan publik yang notabene termasuk dalam bidang industri Perbankan dan Keuangan (sejalan dengan bidang jurusanmu) atau berkarier sebagai seorang Manajer Keuangan di perusahaan yang bergerak di bidang industri pertanian.

Contoh lain, jika kamu bercita-cita untuk bekerja di bidang industri kesehatan, kamu pun nggak harus masuk jurusan sekolah/kuliah yang berada di bawah bidang kesehatan, lho. Rumah sakit nggak melulu cuma butuh dokter. Kamu yang belajar desain pun bisa berkarier di bidang industri kesehatan dalam hal mendesain produk terkait alat dan penunjang kesehatan, membuat visual kampanye kesehatan secara rutin, atau mendesain interior rumah sakit khusus anak.

Dari ilustrasi di atas, kamu bisa berlatih berpikir kritis dan menarik kesimpulan, kira-kira mana yang lebih prioritas: pendidikan untuk mengejar bidang jurusan, atau pendidikan untuk mengejar industri yang ingin dipilih? Balik lagi ke dirimu sendiri: kira-kira, mana yang sekiranya akan lebih betah kamu jalani dalam jangka panjang? Profesi mana yang sekiranya relevan untuk memasuki bidang jurusan dan bidang jurusan yang kamu inginkan?

Dalam mengeksplorasi profesi, hal yang wajib kamu cari tahu adalah:

  • Keahlian apa saja yang dibutuhkan untuk menekuni suatu profesi di bidang industri tertentu?

  • Jenjang pendidikan dalam bidang jurusan apa yang dibutuhkan untuk menekuni suatu profesi tertentu?

  • Apakah profesi tersebut sudah sangat relevan dengan cita-cita dan tujuan kamu?

Langkah 3 - Cari tahu jurusan sekolah/kuliah yang harus kamu pilih untuk dapat menekuni profesi tersebut

Jika kamu sudah mengetahui bidang jurusan, bidang profesi, dan profesi yang akan kamu tekuni, maka akan semakin mudah untuk kamu mengerucutkan jurusan kuliah yang akan kamu tekuni. Kamu bisa mulai mencari informasi yang dibutuhkan mengenai jurusan sekolah/kuliah yang dibutuhkan untuk dapat berkarier di profesi tersebut. Dijamin, deh, jika pola pikirmu dalam merencanakan masa depanmu mulai dari cita-cita dan ditarik mundur ke belakang, kamu nggak akan galau lagi dalam memilih jurusan sekolah/kuliah yang benar-benar cocok dengan minat dan kemampuan yang kamu miliki.

Dalam mengeksplorasi profesi, hal yang wajib kamu cari tahu adalah:

  • “Modal” awal apa yang harus kamu miliki untuk melanjutkan studi di jurusan sekolah/kuliah tersebut?

  • Apa yang akan dipelajari di jurusan sekolah/kuliah tersebut, dan apakah hal kan dipelajari sesuai dengan minat dan kemampuanmu?

  • Jurusan apa saja yang hampir mirip dengan jurusan ini, dan apakah jurusan tersebut masih relevan dengan minat, kemampuan, serta cita-citamu di masa depan?

***

Dalam berekplorasi untuk mempersiapkan karier, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan:

  1. Pastikan kamu sudah memiliki cita-cita dan aspirasi yang ingin kamu capai sebagai tujuan jangka panjang dan titik akhir rencanamu

  2. Tarik mundur kronologi rencana yang harus kamu susun untuk mencapai cita-citamu: jika ingin bekerja di profesi A/industri Z, aku harus ambil jurusan apa?

  3. Cari tahu seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya informasi untuk mencapai aspirasi tersebut, mulai dari mengenali bidang jurusan dan bidang industri, profesi, sampai ke jurusan sekolah/kuliah sebagai titik awal

  4. Dari hasil eksplorasi yang sudah dilakukan, kamu dapat menyusun satu rencana utama dan beberapa rencana cadangan tanpa mengubah tujuan yang menjadi titik akhirmu

 


Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©